Masuk
Nusantara BaruNusantara Baru
Aa
  • Home
  • National
  • International
  • Humanity
  • Environment
  • Law
Reading: Ratusan Petani Australia Protes Kebijakan Lingkungan yang Rugikan Mata Pencaharian Mereka
Bagikan
Nusantara BaruNusantara Baru
Aa
  • Home
  • National
  • International
  • Humanity
  • Environment
  • Law
Search
  • Home
  • National
  • International
  • Humanity
  • Environment
  • Law
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Nusantara Baru > Berita > Environment > Ratusan Petani Australia Protes Kebijakan Lingkungan yang Rugikan Mata Pencaharian Mereka
EnvironmentInternationalPeristiwa

Ratusan Petani Australia Protes Kebijakan Lingkungan yang Rugikan Mata Pencaharian Mereka

Terakhir diperbarui 2024/09/10 at 10:15 PM
Reporter Farel Edward Diterbitkan 10/09/2024 837 Views
Bagikan
Sebuah pertanian dekat Moree, kota pedalaman di New South Wales, Australia. 
Sebuah pertanian dekat Moree, kota pedalaman di New South Wales, Australia. 
Bagikan

nusantarabaru.co.id | Ratusan petani di seluruh Australia menggelar aksi protes besar-besaran pada Selasa (10/9) untuk menentang kebijakan pertanian pemerintah.

Mereka menilai kebijakan tersebut sangat dipengaruhi oleh aktivis lingkungan dan kesejahteraan hewan, yang pada akhirnya merugikan mata pencaharian mereka.

– Advertisement –

Jasa Website & Artikel SEO
Jasa Website & Artikel SEO

Australia, sebagai salah satu eksportir pertanian terbesar dunia, kini dihadapkan pada ketegangan antara pemerintah dan para petani.

Petani merasa pemerintah Buruh berhaluan kiri-tengah lebih mengutamakan agenda lingkungan dengan membatasi berbagai kegiatan pertanian.

Langkah-langkah seperti pelarangan ekspor domba hidup, pembatasan penggunaan air, serta percepatan pembangunan energi terbarukan di wilayah pedesaan dianggap sebagai ancaman bagi kelangsungan hidup mereka.

David Jochinke, Presiden Federasi Petani Nasional (NFF), dalam orasinya di depan gedung parlemen Australia di Canberra, menyuarakan kekecewaannya.

Kami layak mendapatkan penghormatan, ujarnya tegas.

Ada suara-suara yang bersatu melawan kami. Kami merasa tidak dilibatkan dalam penentuan kebijakan yang seharusnya berpihak kepada kami.

Aksi ini tidak dihadiri oleh perwakilan pemerintah. Namun, Menteri Pertanian Australia, Julie Collins, dalam pernyataannya kepada Australian Broadcasting Corporation (ABC), menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk mendengarkan para petani.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah telah berupaya membantu petani melalui perluasan akses pasar luar negeri dan investasi dalam biosekuriti.

Dengan kebijakan yang semakin ketat dan tekanan dari berbagai pihak, masa depan sektor pertanian di Australia kini berada dalam sorotan, terutama terkait keseimbangan antara keberlanjutan lingkungan dan kelangsungan ekonomi petani.***

(rts/red)

TAGGED: Australia, Lingkungan, Petani
Bagikan Berita ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka2
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA Peringatan HUT PERATIN ke-1: Advokasi di Era Digital, (9/9/2024). Peringatan HUT PERATIN ke-1: Kamilov Sagala Tekankan Pentingnya Advokasi di Era Digital
BERITA BERIKUTNYA Dalam konferensi pers yang digelar Selasa (10/9/2024), Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Dr. Mokhamad Ngajib, SIK, MH, mengungkapkan hasil operasi penangkapan jaringan besar narkotika yang berlangsung dari 1 Agustus hingga awal September 2024. Sat Res Narkoba Polrestabes Makassar Ungkap Jaringan Narkotika Besar, 5 Tersangka Ditangkap
Tinggalkan ulasan

Tinggalkan ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan pilih rating!

– Advertisement –

Berita Populer
Caption: Deklarasi Dewan Adat Pakpak resmi digelar di Sidikalang, menjadi momentum memperkuat persatuan dan melestarikan adat budaya Pakpak.
Dewan Adat Pakpak Resmi Berdiri di Sidikalang, Jadi Wadah Pemersatu dan Pelestarian Budaya
07/08/2026 51 Views
Kepala BKN Prof. Zudan berjabat tangan dengan Deputy Prime Minister sekaligus Minister of Civil Service Kerajaan Kamboja, H.E. Hun Many, usai pertemuan bilateral di sela 23rd ACCSM di Siem Reap, Kamboja, Selasa (4/8/2026). Pertemuan membahas penguatan kerja sama reformasi birokrasi serta kesiapan Indonesia memimpin ACCSM periode 2026–2028.
Indonesia Siap Pimpin Forum Kepegawaian ASEAN, BKN Soroti Reformasi ASN dan AI
06/08/2026 16 Views
Jasa Website & Artikel SEO
Jasa Website & Artikel SEO

– Advertisement –

Komentar Terbaru

  1. Peni mengenai Ahli Waris Rahmatiah Kecewa: Hampir Dua Tahun, Sertifikat Agunan di Bank Mandiri Tak Kunjung Dikembalikan
  2. WIRA HADINATA RAHARJO mengenai Keturunan Darah Dalem Kraton Surakarta Bentuk Perkumpulan untuk Lestarikan Warisan Budaya
  3. Sabar Almado mengenai DPN Batak Center Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Fokus Pelestarian Budaya dan Peningkatan SDM
  4. Farel Edward mengenai Simonyan Kutip JFK: AS Takut Kebebasan Berpikir di Balik Sanksi terhadap RT
nusantarabaru.co.id nusantarabaru.co.id
  • info@nusantarabaru.co.id
  • 0812-4223-417
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Ratusan Petani Australia Protes Kebijakan Lingkungan yang Rugikan Mata Pencaharian Mereka
Bagikan

Copyright © 2024 NusantaraBaru.co.id

nusantarabaru.co.id nusantarabaru.co.id
Selamat Datang di NusantaraBaru.co.id!

Masuk ke Akun Anda

Lupa password?