Masuk
Nusantara BaruNusantara Baru
Aa
  • Home
  • National
  • International
  • Humanity
  • Environment
  • Law
Reading: Jusuf Kalla Minta Negara Islam Utamakan Dialog untuk Redam Konflik Timur Tengah
Bagikan
Nusantara BaruNusantara Baru
Aa
  • Home
  • National
  • International
  • Humanity
  • Environment
  • Law
Search
  • Home
  • National
  • International
  • Humanity
  • Environment
  • Law
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Nusantara Baru > Berita > News > Jusuf Kalla Minta Negara Islam Utamakan Dialog untuk Redam Konflik Timur Tengah
NewsHumanityNationalPeristiwa

Jusuf Kalla Minta Negara Islam Utamakan Dialog untuk Redam Konflik Timur Tengah

Terakhir diperbarui 2026/07/26 at 1:47 PM
Reporter Farel Edward Diterbitkan 26/07/2026 11 Views
Bagikan
Jusuf Kalla menjadi narasumber dalam acara Kongres Umat Islam ke-VIII di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (26/07/2026).
Jusuf Kalla menjadi narasumber dalam acara Kongres Umat Islam ke-VIII di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (26/07/2026).
Bagikan

NusantaraBaru | Jakarta – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menyayangkan eskalasi konflik yang kembali terjadi di kawasan Timur Tengah. Ia meminta negara-negara Islam mengedepankan dialog dan upaya diplomasi agar konflik tidak berkembang menjadi perang terbuka yang semakin luas.

Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla kepada wartawan usai menjadi narasumber dalam acara Kongres Umat Islam ke-VIII di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (26/07/2026).

– Advertisement –

Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja

Jusuf Kalla mengatakan, situasi Timur Tengah yang kembali memanas merupakan hal yang sangat disayangkan, terlebih sebelumnya terdapat harapan setelah adanya kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat.

“Kita sangat sayangkan apa yang terjadi makin meluas. Semula kita bergembira bahwa sudah ada kesepakatan antara Iran dengan Amerika, tapi buyar lagi, malah makin meluas,” ujar Jusuf Kalla.

Menurutnya, negara-negara Arab dan negara Islam lainnya perlu mengambil peran untuk mendorong penyelesaian konflik melalui perdamaian. Ia juga mengingatkan pihak-pihak yang bertikai agar menahan diri dan mengutamakan penyelesaian secara politik.

“Kita harapkan dari Timur Tengah sendiri, negara-negara Arab juga berusaha untuk mendamaikan masing-masing,” katanya.

Jusuf Kalla menyoroti konflik yang terjadi di Yaman, termasuk ketegangan antara kelompok Houthi dan pemerintah Yaman. Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri serta membangun kembali persatuan internal agar tidak memperburuk kondisi kawasan.

“Kita harapkan Houthi itu sendiri juga harus menahan diri untuk dengan pemerintah berdamai. Jangan dalam keadaan begini internal mereka, Yaman kacau sehingga menimbulkan masalah Timur Tengah lagi,” ucapnya.

Selain itu, Jusuf Kalla juga meminta negara-negara lain yang memiliki pengaruh di kawasan untuk tidak memperluas konflik ke wilayah negara lain. Ia menekankan pentingnya penghentian kekerasan sebagai langkah awal menuju perdamaian.

Baca Juga:  Jusuf Kalla: Perubahan Iklim Picu Bencana Kemanusiaan, Upaya Pencegahan Harus Ditingkatkan

Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu menegaskan, dialog menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan antarnegara Islam.

“Konflik itu jangan kembali menjadi konflik terbuka. Terlalu banyak dialog antara negara-negara Islam itu,” ujar Jusuf Kalla.

Ia menyebut organisasi-organisasi internasional seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan negara-negara Islam dan mendorong penyelesaian konflik secara damai.

“Semua bisa selesai kalau ada dialog, ada pengertian masing-masing. Kalau hanya akhirnya kekerasan saja, maka beginilah kehidupan dunia Islam itu,” katanya.

Jusuf Kalla menilai Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendorong terciptanya perdamaian.

“Indonesia sebagai negara penduduk masyarakat Islam terbesar tentu juga perlu untuk memberi inisiatif untuk hal-hal tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan Indonesia tetap konsisten mendukung perdamaian, termasuk terkait konflik yang terjadi di Palestina dan berbagai wilayah Timur Tengah lainnya.

“Indonesia tentu mendukung perdamaian, sangat mendukung perdamaian. Apa yang terjadi di Palestina, apa yang terjadi di Timur Tengah merupakan suatu musibah,” kata Jusuf Kalla.

Menurutnya, posisi Indonesia yang relatif stabil di kawasan Asia Tenggara dapat menjadi modal untuk berkontribusi dalam upaya perdamaian internasional.

“Indonesia, Malaysia, dan semuanya di Asia Tenggara, di antara negara-negara Islam kita yang paling aman melakukan itu,” tuturnya.

(*/red)

TAGGED: #Diplomasi, #KongresUmatIslam, Dialog, JusufKalla, Konflik
Bagikan Berita ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA Nusantara Baru ASPEGASS Berharap Pemerintah Terus Salurkan Jagung SPHP
BERITA BERIKUTNYA Direktur Jenderal Bina Bangda Kemendagri, Restuardy Daud menyatakan bahwa Kemendagri akan memperketat pembinaan dan pengawasan terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) yang akan membangun PSEL. KPK-Kemendagri Kawal Proyek PSEL untuk Pastikan Bersih Korupsi dan Ramah Lingkungan 
Tinggalkan ulasan

Tinggalkan ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan pilih rating!

– Advertisement –

Berita Populer
Direktur Jenderal Bina Bangda Kemendagri, Restuardy Daud menyatakan bahwa Kemendagri akan memperketat pembinaan dan pengawasan terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) yang akan membangun PSEL.
KPK-Kemendagri Kawal Proyek PSEL untuk Pastikan Bersih Korupsi dan Ramah Lingkungan 
26/07/2026 13 Views
Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja
Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja

– Advertisement –

Komentar Terbaru

  1. Peni mengenai Ahli Waris Rahmatiah Kecewa: Hampir Dua Tahun, Sertifikat Agunan di Bank Mandiri Tak Kunjung Dikembalikan
  2. WIRA HADINATA RAHARJO mengenai Keturunan Darah Dalem Kraton Surakarta Bentuk Perkumpulan untuk Lestarikan Warisan Budaya
  3. Sabar Almado mengenai DPN Batak Center Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Fokus Pelestarian Budaya dan Peningkatan SDM
  4. Farel Edward mengenai Simonyan Kutip JFK: AS Takut Kebebasan Berpikir di Balik Sanksi terhadap RT
nusantarabaru.co.id nusantarabaru.co.id
  • info@nusantarabaru.co.id
  • 0812-4223-417
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Jusuf Kalla Minta Negara Islam Utamakan Dialog untuk Redam Konflik Timur Tengah
Bagikan

Copyright © 2024 NusantaraBaru.co.id

nusantarabaru.co.id nusantarabaru.co.id
Selamat Datang di NusantaraBaru.co.id!

Masuk ke Akun Anda

Lupa password?