Masuk
Nusantara BaruNusantara Baru
Aa
  • Home
  • National
  • International
  • Humanity
  • Environment
  • Law
Reading: Krisis Kemanusiaan di Gaza: Keluarga Terpaksa Melarikan Diri dari Kamp Jabalia
Bagikan
Nusantara BaruNusantara Baru
Aa
  • Home
  • National
  • International
  • Humanity
  • Environment
  • Law
Search
  • Home
  • National
  • International
  • Humanity
  • Environment
  • Law
Sudah punya akun? Masuk
Follow US
Nusantara Baru > Berita > Humanity > Krisis Kemanusiaan di Gaza: Keluarga Terpaksa Melarikan Diri dari Kamp Jabalia
HumanityInternationalNationalPeristiwa

Krisis Kemanusiaan di Gaza: Keluarga Terpaksa Melarikan Diri dari Kamp Jabalia

Terakhir diperbarui 2024/10/06 at 2:46 PM
Reporter Farel Edward Diterbitkan 06/10/2024 3.2k Views
Bagikan
Krisis kemanusiaan di Gaza, (6/10/2024). (qudsn/ho)
Krisis kemanusiaan di Gaza, (6/10/2024). (qudsn/ho)
Bagikan

Jabalia, 6 Oktober (NusantaraBaru) -Jabalia, sebuah kamp pengungsian di Jalur Gaza utara, kini menjadi saksi bisu dari derita ribuan keluarga yang terpaksa melarikan diri akibat pemboman yang terus berlangsung.

Suara ledakan tak henti-hentinya mengguncang kamp ini, memaksa warga yang tinggal di sana untuk mencari perlindungan di tempat lain yang lebih aman, meski harapan itu pun tampak samar.

– Advertisement –

Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja

Dalam gambar yang memilukan, seorang pria terlihat mendorong kereta penuh dengan barang-barang seadanya, sementara seorang anak kecil duduk di pundaknya, tampak lelah dan kebingungan.

Di sisi lain, seorang anak menggenggam tangan sang ayah erat-erat, melambangkan ketidakpastian dan rasa takut yang tak terelakkan di tengah reruntuhan bangunan.

Di sekitar mereka, sisa-sisa rumah yang hancur dan kendaraan yang rusak memperlihatkan dampak nyata dari serangan yang tak kunjung usai.

Kondisi ini membuat kehidupan di kamp Jabalia hampir tak tertahankan.

Banyak keluarga telah kehilangan tempat tinggal, anggota keluarga, bahkan harapan akan masa depan yang damai.

Kebutuhan mendesak akan bantuan kemanusiaan, termasuk pangan, air bersih, dan obat-obatan, menjadi krisis yang sulit teratasi di tengah kondisi yang semakin memburuk.

Warga Gaza kini terjebak di antara kebrutalan perang dan kesulitan hidup yang terus meningkat. Dalam setiap langkah mereka, ada ketakutan akan serangan berikutnya.

Namun, di balik ketakutan itu, ada pula tekad untuk bertahan, untuk melindungi keluarga, dan untuk mencari perlindungan dari kehancuran yang mereka hadapi sehari-hari.

Dunia harus membuka mata dan memberikan perhatian lebih terhadap penderitaan yang dialami oleh warga Gaza.

Bantuan internasional sangat diperlukan untuk meringankan beban mereka yang terdampak oleh konflik ini.

Baca Juga:  Kuburan dari Puing-puing Rumah yang Dibom, Simbol Duka dan Perjuangan

Sekarang lebih dari sebelumnya, kita harus mengulurkan tangan dan menunjukkan solidaritas bagi mereka yang terjebak di dalam kekerasan yang tiada akhir. ***

(red)

TAGGED: Gaza, KampJabalia, KrisisKemanusiaan, Palestina, Pengungsi
Bagikan Berita ini
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Apa Reaksi Anda?
Suka0
Galau0
Kocak0
Terkejut0
Emosi0
BERITA SEBELUMNYA Bambang Soesatyo (berkaca mata hitam) menekankan pentingnya pembentukan TNI Angkatan Siber untuk kemandirian pertahanan, (5/10/2024). Bambang Soesatyo: Pentingnya Pembentukan TNI Angkatan Siber untuk Kemandirian Pertahanan
BERITA BERIKUTNYA Bangun ekonomi kreatif lewat Bonsai, (5/10/2024). Berkarya Tanpa Batas Berkreasi Tanpa Henti, Bangun Ekonomi Kreatif Lewat Bonsai
Tinggalkan ulasan

Tinggalkan ulasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silakan pilih rating!

– Advertisement –

Berita Populer
Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja
Jasa Backdrop Event Jogja
Jasa Backdrop Jogja

– Advertisement –

Komentar Terbaru

  1. WIRA HADINATA RAHARJO mengenai Keturunan Darah Dalem Kraton Surakarta Bentuk Perkumpulan untuk Lestarikan Warisan Budaya
  2. Sabar Almado mengenai DPN Batak Center Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Fokus Pelestarian Budaya dan Peningkatan SDM
  3. Farel Edward mengenai Simonyan Kutip JFK: AS Takut Kebebasan Berpikir di Balik Sanksi terhadap RT
nusantarabaru.co.id nusantarabaru.co.id
  • info@nusantarabaru.co.id
  • 0812-4223-417
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Reading: Krisis Kemanusiaan di Gaza: Keluarga Terpaksa Melarikan Diri dari Kamp Jabalia
Bagikan

Copyright © 2024 NusantaraBaru.co.id

nusantarabaru.co.id nusantarabaru.co.id
Selamat Datang di NusantaraBaru.co.id!

Masuk ke Akun Anda

Daftar Lupa password?